"Ada juga sawah-sawah yang memang sempat ditanam, sempat pada waktu perjalanannya itu tidak terairi akhirnya terancam, dan yang puso itu yang enggak sama sekali ada air," katanya.

Ia mengungkapkan, secara keseluruhan produksi padi GKP pada periode Januari sampai September 2026 mencapai 730.769 ton, angka itu terjadi kenaikan dibandingkan dengan periode yang sama pada 2025 sebanyak 701.422 ton.

Adanya kenaikan produksi GKP itu, kata dia, karena sebelumnya melakukan percepatan tanam pada awal-awal tahun ketika pasokan air dan intensitas hujan masih cukup.