Pihaknya akan menggandeng perusahaan swasta untuk mengarahkan tanggung jawab sosial perusahaan ke program Desa Binaan Imigrasi, misalnya melalui pengadaan bibit tanaman pangan maupun program pendampingan lainnya.

"Bisa melalui bimbingan. Bibit itu disalurkan ke masyarakat sekitar yang menanam hingga mendapatkan hasil daripada itu," katanya.

Menurut dia, Desa Binaan Imigrasi didampingi oleh sekitar 1.000 Petugas Imigrasi Pembina Desa (Pimpasa) yang tersebar di seluruh Indonesia, dengan masing-masing Pimpasa membawahi sebanyak lima desa binaan.

"Jadi kemungkinan akan ada kurang lebih 50.000 desa binaan apabila ini maksimal dan kita bisa maksimalkannya," ujarnya.