"Setidaknya kami diajari kemandirian, sehingga ketika di luar nanti, keterampilan ini bisa menjadi bekal untuk mencari nafkah," katanya.

Ia mengaku sebelumnya pernah membuat roti, tetapi baru kali ini mendapatkan kesempatan mempelajari proses pembuatan produk bakeri secara lebih profesional.

Dalam pelatihan tersebut, peserta mempelajari pembuatan pastri, bakpia, brownies kukus, dan martabak manis, mulai dari pengenalan bahan baku, tahapan pengolahan, hingga penggunaan peralatan dan mesin produksi.

Menurut dia, pengetahuan yang diperoleh dalam pelatihan itu membuka peluang baginya untuk mempertimbangkan usaha bakeri setelah bebas nanti.

"Kalau melihat harga produk bakeri di luar, harganya cukup mahal. Secara ekonomi, usaha ini sepertinya punya peluang," kata Iwan.