"Dokter juga menyampaikan kabar buruk kepada saya. Waktu hidup saya hanya sekitar 30 hari lagi," ungkap Chen.
Ia memilih tidak memberi tahu keluarganya agar mereka tidak khawatir. Chen bahkan pergi sendiri menggunakan kereta untuk menjalani total 37 sesi kemoterapi dan radioterapi.
Memasuki hari ke-20 pengobatan, kondisinya memburuk. Ia kesulitan makan dan berjalan hingga membutuhkan bantuan selang. Meski demikian, Chen mengaku sempat bangun pukul 04.00 untuk berjualan puding tahu selama menjalani pengobatan.
Ia bertekad bertahan demi ayahnya dan tidak menyerah sebelum berjuang. Setelah menjalani pengobatan dan pemulihan selama dua tahun, kanker Chen akhirnya mengalami remisi.
Perjuangannya juga ditemani sang istri, Awen. Chen bertemu wanita asal Vietnam tersebut di sebuah warung pinggir jalan di Vietnam pada 2016. Keduanya kemudian menjalani hubungan jarak jauh selama dua tahun dan menikah pada 3 Agustus 2018.