"Saya sangat bahagia melihatnya pulih," ujar Awen.

Kini Chen dan Awen mengelola Xiao Wen Ban Mian di Blok 504 Yishun Street 51, menyajikan hidangan mee pok khas Singapura. Awen mengajarinya membuat mie setelah Chen kesulitan mendapatkan pekerjaan karena kondisi kesehatannya.

Ia mengaku biaya sewa gerainya di kedai kopi di Singapura mencapai S$6.000 (Rp83,6 juta) per bulan, sedangkan pendapatan harian dari kedai mie hanya sedikit di atas S$300 (Rp4,2 juta). Kondisi tersebut membuat usahanya masih mengalami kerugian selama dua bulan terakhir.

Meski mengalami banyak kesulitan dan tantangan Chen dan Awen tak pantang menyerah. Keduanya juga bergantian menjaga gerai jika pegawai mereka mendadak tidak masuk kerja.

Sampai sekarang, gerainya masih mengalami kerugian selama dua bulan terakhir. Chen berharap suatu hari bisa pindah ke hawker centre atau pujasera agar mendapat subsidi biaya sewa dan mengurangi beban biaya operasional.