NADIKABAR.COM — Petenis Serbia Novak Djokovic menjaga peluang lolos ke ATP Finals 2026 setelah bangkit dari ketertinggalan untuk mengalahkan Valentin Vacherot pada babak pertama Paris Masters.
Djokovic mengalahkan petenis Monako tersebut dengan skor 6-7(5), 7-5, 6-1 dalam pertandingan di Paris, Prancis, Selasa (3/11) waktu setempat, sebagaimana dikutip dari laman resmi ATP, Rabu.
Petenis berusia 39 tahun itu harus berjuang selama dua jam 36 menit untuk menyingkirkan Vacherot yang memberikan perlawanan sengit melalui servis keras dan akurat.
"Saya memperkirakan pertandingan akan berlangsung seperti ini, dengan sangat sedikit peluang bagi saya untuk mematahkan servisnya. Dia memiliki servis yang luar biasa, baik servis pertama maupun kedua," kata Djokovic.
Vacherot mencatatkan 22 servis ace atau servis yang langsung menghasilkan poin sehingga menyulitkan Djokovic untuk mengembangkan permainan, terutama sepanjang set pertama.
Djokovic kehilangan set pembuka melalui tie-break atau gim penentuan dan sempat tertinggal pada awal set kedua.
Situasi semakin sulit ketika Djokovic mengalami masalah pada bahu dan harus menjalani jeda medis saat unggul 2-1 pada set kedua.
Vacherot juga sempat mendapatkan perawatan medis akibat masalah pada pergelangan kaki.
Namun, Djokovic mampu bangkit dan merebut set kedua dengan skor 7-5 sebelum tampil lebih dominan pada set penentuan.
Mantan petenis nomor satu dunia itu akhirnya memastikan kemenangan setelah menutup set ketiga dengan skor 6-1.
"Set ketiga berjalan sangat baik, tetapi secara fisik sangat melelahkan karena banyak reli panjang. Saya masih bertahan dan terus memberikan kemampuan terbaik, berusaha menemukan permainan terbaik ketika hal itu paling dibutuhkan," ujar Djokovic.
Kemenangan tersebut sekaligus menjadikan Djokovic petenis tertua yang memenangi pertandingan di Paris Masters.
Hasil itu juga menjaga peluang juara tujuh kali Paris Masters tersebut untuk tampil pada ATP Finals di Turin, Italia, pada 15–22 November.
Djokovic menempati peringkat ke-11 klasemen sementara ATP Live Race to Turin dengan 2.940 poin.
Ia terpaut 294 poin dari petenis Spanyol Rafael Jodar yang berada di peringkat kesembilan dengan 3.234 poin.
Dengan absennya Jannik Sinner akibat cedera, Djokovic berpeluang mendapatkan tiket ATP Finals apabila mampu memperbaiki posisinya dalam persaingan menuju turnamen penutup musim tersebut.
Djokovic setidaknya membutuhkan hasil semifinal di Paris Masters untuk mempertahankan peluang lolos, meskipun hasil itu belum menjamin tiket ke Turin.
Pada babak kedua, Djokovic akan menghadapi petenis Australia Rinky Hijikata.
Jika berhasil melaju, Djokovic berpotensi bertemu Alex de Minaur yang juga bersaing memperebutkan tempat di ATP Finals.
Sementara itu, petenis Portugal Nuno Borges yang tampil sebagai lucky loser atau petenis yang masuk babak utama setelah kalah pada kualifikasi mengalahkan petenis muda Prancis Moise Kouame dengan skor 6-3, 6-1.
Borges selanjutnya dijadwalkan menghadapi Karen Khachanov.
Petenis Amerika Serikat Tommy Paul juga melaju setelah menyingkirkan Holger Rune dengan skor 7-5, 6-4.
Matteo Berrettini dari Italia mengalahkan Brandon Nakashima dengan skor 6-4, 3-6, 7-6(8) setelah menyelamatkan dua poin pertandingan (match point).
Petenis Amerika Serikat Learner Tien turut melaju setelah menundukkan Adolfo Daniel Vallejo dengan skor 6-3, 5-7, 7-5.
Adapun wakil tuan rumah Quentin Halys mengalahkan petenis Inggris Arthur Fery dengan skor 7-6(6), 7-5.
Penerjemah: Arindra Meodia