NADIKABAR.COM β Petenis Serbia Novak Djokovic mengalihkan fokus ke turnamen Paris Masters setelah tersingkir pada babak kedua tunggal putra Shanghai Masters 2026 setelah kalah 4-6, 3-6 dari Hubert Hurkacz, Jumat (9/10).
Djokovic, yang baru saja meraih gelar ke-102 di level tur setelah menjuarai ATP 500 China Open di Beijing pada Selasa (6/10), gagal mengulangi performa apiknya saat menghadapi Hurkacz di Shanghai.
βBeijing berjalan luar biasa, sedangkan di sini saya tersingkir sangat awal, tetapi tidak masalah. Saya menjalani pekan yang hebat di Beijing dan ingin beristirahat sejenak sebelum bersiap menghadapi turnamen lapangan keras dalam ruangan,β kata Djokovic, dikutip dari ATP, Sabtu.
Petenis berusia 39 tahun itu juga mengakui kesulitan menghadapi servis Hurkacz, yang kembali tampil di Shanghai untuk pertama kalinya sejak menjuarai turnamen tersebut pada 2023.
Menurut Djokovic, kehilangan servis satu kali pada setiap set sudah cukup untuk membuatnya kehilangan peluang memenangi pertandingan. Dia menilai servis Hurkacz sangat sulit dikembalikan sehingga dirinya kesulitan menyesuaikan permainan.
βJika kehilangan servis, itu sudah cukup untuk membuat Anda kalah dalam pertandingan, satu kali pada setiap set, dan itulah yang terjadi. Sangat sulit mengembalikan servisnya, hampir mustahil,β ujar Djokovic.
Dia menambahkan, menghadapi Hurkacz pada pertandingan pertamanya di Shanghai merupakan tantangan berat, mengingat kemampuan servis lawannya tersebut.
Setelah tersingkir dari Shanghai, Djokovic memberikan gambaran mengenai rencana turnamennya menjelang akhir musim. Dia berencana hanya mengikuti Paris Masters, yang berlangsung 2-8 November, sebelum mempertimbangkan peluang tampil pada ATP Finals.
βSaya ingin tampil di Nitto ATP Finals. Saya berencana hanya bermain di Paris, jadi kita lihat saja. Semoga saya bisa mendapatkan hasil yang bagus di sana,β kata Djokovic.
Paris Masters menjadi kesempatan bagi Djokovic untuk memperbaiki hasil sebelum musim kompetisi berakhir. Namun, partisipasinya pada ATP Finals masih bergantung pada perkembangan selanjutnya.
Berdasarkan indeks menang/kalah ATP, Djokovic mencatatkan 19 kemenangan dan tujuh kekalahan sepanjang musim ini. Selain menjuarai China Open di Beijing, ia juga mencapai final Australian Open pada Februari setelah mengalahkan petenis Italia Jannik Sinner di semifinal.
Djokovic merupakan juara Shanghai Masters sebanyak empat kali, membuat dirinya salah satu petenis tersukses dalam sejarah turnamen tersebut.
Penerjemah: Arindra Meodia