Ikhwan berharap pengembangan kawasan dengan konsep kelestarian lingkungan (Green), pembelajaran atau edukasi (Education), rekreasi atau wisata (Recreation) ini dapat mendukung kegiatan rekreasi hingga olahraga di Jakarta Timur.

"Melalui pembangunan ini, Dinas SDA DKI Jakarta berharap Embung Penganten Ali dapat berfungsi secara optimal sebagai tampungan air, kawasan konservasi air tanah, dan ruang terbuka hijau yang aman serta inklusif," kata Ikhwan.

Sementara itu, Camat Ciracas Panangaran Ritonga menargetkan progres pekerjaan Embung Penganten Ali rampung pada 15 Desember 2026.

"Hingga saat ini, progres pekerjaan diketahui sudah mencapai sekitar 60 persen dan ditargetkan rampung pada 15 Desember 2026," kata Ritonga.