Kerja sama dengan Tokyo diharapkan dapat membuka peluang pertukaran pengetahuan mengenai pengelolaan koleksi, pengembangan pameran, pemanfaatan teknologi digital, serta penyelenggaraan program yang mampu menarik minat pengunjung, terutama anak-anak dan generasi muda.
Kemudian, Jakarta juga mengusulkan pertukaran pengetahuan antarpengelola museum dari kedua kota. Sementara di bidang kebudayaan, Jakarta menjajaki peluang kerja sama untuk memperkuat dukungan bagi komunitas kreatif.
Pengalaman Tokyo, termasuk melalui Arts Council Tokyo, menjadi salah satu referensi yang ingin dipelajari, terutama terkait dukungan pendanaan, penyediaan ruang kreatif, dan pengembangan program kebudayaan yang dekat dengan masyarakat.
Upaya ini sejalan dengan ambisi Jakarta memperkuat posisinya sebagai Kota Sinema. Jakarta berharap dapat bertukar pengalaman dengan Tokyo dalam pengembangan industri dan fasilitas perfilman, memberikan dukungan kepada para sineas, serta memanfaatkan film sebagai sarana promosi pariwisata dan penguatan identitas kota.
Di bidang transportasi, Jakarta ingin meningkatkan konektivitas perairan menuju Kepulauan Seribu untuk mendukung pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, kelancaran distribusi barang, dan pengembangan pariwisata.