2. DKI buka akses warga kenal Jakarta lewat "Namu Balai Kota"Jakarta (NadiKabar) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta membuka akses bagi masyarakat untuk mengenal sejarah Jakarta dan aktivitas pemerintahan secara langsung melalui wisata edukasi, kegiatan komunitas, serta berbagai layanan publik melalui program "Namu Balai Kota" yang diresmikan hari ini.β€œBalai Kota ini bukan hanya balai kita, melainkan balainya masyarakat. Kita ingin membuka pintu agar warga Jakarta bisa melihat dan mengenal lebih dekat apa saja yang sudah dilakukan pemerintah,” kata Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, di Jakarta, Sabtu.Baca selengkapnya di sini

3. Pemprov catat lebih 200 sekolah rusak di Jakarta segera direvitalisasiJakarta (NadiKabar) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatat lebih dari 200 sekolah mengalami kerusakan dan segera mendapatkan penanganan revitalisasi lebih lanjut."Yang sudah, sedang, dikaji tim revitalisasi, mungkin ada hampir 200 lebih yang pernah saya dengar, hampir 214. Nah, itu yang harus segera kita revitalisasi," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno di SDN Cilandak Barat 08 Jakarta, Jumat.Baca selengkapnya di sini4. Kasus TBC di Jaksel capai 8.406 hingga awal Oktober 2026Jakarta (NadiKabar) - Suku Dinas Kesehatan Jakarta Selatan mencatat penyakit tuberkulosis (TBC) mencapai 8.406 kasus selama periode Januari hingga awal Oktober 2026."Jumlah kasus TB yang ditemukan di Jakarta selatan periode Januari sampai 5 Oktober 2026 sebanyak 8.406 kasus," kata Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Suku Dinas Kesehatan Jakarta Selatan Fitria Ramdhita saat dihubungi di Jakarta, Rabu.Baca selengkapnya di sini

5. Tim ahli temukan lebih 4.000 artefak dari proyek MRT Jakarta Fase 2AJakarta (NadiKabar) - Tim ahli arkeologi proyek MRT Jakarta Fase 2A menemukan lebih dari 4.000 artefak dan temuan bersejarah selama proses pembangunan jalur Bundaran Hotel Indonesia-Kota, termasuk keramik dari sejumlah negara yang menggambarkan hubungan perdagangan pada masa lalu.β€œKarena kan tiap hari nambah. Setiap kali kita mengangkat cerucuk baru, papan baru dari kanal, itu kan datanya selalu bertambah. Jadi yang terakhir saya tidak tahu, tapi kalau ngomong di atas 4.000-an, ya pasti lebih,” kata Tim Ahli Arkeologi proyek MRT Jakarta Fase 2A sekaligus Anggota Tenaga Ahli Cagar Budaya Nasional Junus Satria Atmodjo usai penyerahan arkeologi dari proyek pembangunan MRT Jakarta Fase 2A di Stasiun Jakarta Kota, Jakarta, Kamis.Baca selengkapnya di sini