"Penempatan atraktor di Pantai Tambak Udang telah melalui kajian ilmiah bersama Universitas Bangka Belitung (UBB) untuk mendukung keberlanjutan program untuk meningkatkan populasi dan hasil tangkapan cumi-cumi nelayan di daerah ini," katanya.

Ia menambahkan cumi-cumi merupakan komoditas perikanan yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan menjadi salah satu hasil tangkapan utama nelayan di Pulau Bangka. Oleh karena itu, upaya menjaga keberlanjutan populasi cumi-cumi menjadi penting untuk mendukung kesejahteraan masyarakat pesisir

"Beberapa waktu lalu, PT Timah bersama Yayasan Sayang Babel Kite dan nelayan melaksanakan restocking cumi-cumi di perairan Pantai Tuing, Desa Mapur, Kabupaten Bangka. Dalam kegiatan tersebut, perusahaan juga menenggelamkan 10 unit atraktor cumi," katanya.