Ketua Yayasan Sayang Babel Kite, Indra Ambalika menjelaskan bahwa restocking dilakukan untuk meningkatkan peluang hidup cumi-cumi sejak fase awal kehidupannya sebelum dilepaskan kembali ke habitat alami.
Proses penetasan dalam wadah terkontrol diharapkan dapat mengurangi risiko telur dan anakan cumi dimangsa predator.
"Restocking dilakukan untuk meningkatkan keberhasilan hidup cumi-cumi yang ditetaskan. Di alam, telur maupun anakan cumi memiliki risiko tinggi dimangsa predator seperti ikan. Melalui proses penetasan di wadah terkontrol, peluang hidupnya menjadi lebih besar sebelum dilepas kembali ke laut," katanya.