Ia mendorong masyarakat melakukan pemilahan dan pengolahan sampah organik secara mandiri, khususnya di sejumlah pasar tradisional yang tersebar di Kabupaten Bantul.
"Pengelolaan sampah organik skala terbatas di kawasan pasar juga bisa mengurangi sampah yang harus dibawa ke TPS3R," katanya.
Salah satu upaya DLH Bantul dalam menangani masalah sampah di pasar tradisional dilakukan melalui kegiatan World Cleanup Day (WCD) 2026 untuk memperkuat pembenahan tata kelola sampah dari hulu hingga hilir di Pasar Imogiri pada Jumat.
"Kegiatan bersih-bersih WCD diikuti sekitar 250 orang dari perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD), TNI, Polri, serta stakeholder Pasar Imogiri," ujarnya.
Sementara itu, Lurah Pasar Imogiri Sariyono mengatakan volume timbulan sampah di pasar tersebut rata-rata hanya satu hingga dua gerobak sampah setiap hari.