NADIKABAR.COM — Nyeri perut berulang, keluhan asam lambung yang tidak membaik, hingga perubahan pola buang air besar perlu diperiksakan ke dokter untuk mengetahui penyebabnya dan menentukan penanganan yang tepat.
Dokter Spesialis Bedah Subspesialis Bedah Digestif Bethsaida Hospital Gading Serpong, dr. Eko Priatno, Sp.B, Subsp.BD(K), dalam keterangan di Jakarta, Selasa, mengatakan penanganan gangguan pencernaan harus disesuaikan dengan kondisi dan hasil evaluasi pasien, serta tidak selalu memerlukan tindakan operasi.
"Tidak semua gangguan pencernaan memerlukan operasi. Kami terlebih dahulu mencari penyebab keluhan dan mengevaluasi kondisi pasien, kemudian menentukan terapi yang paling sesuai," kata Eko.
Penanganan penyakit refluks asam lambung atau gastroesophageal reflux disease (GERD) umumnya dimulai dengan perubahan gaya hidup dan pemberian obat-obatan. Jika keluhan tetap berlangsung meski terapi telah diberikan secara optimal, dokter dapat mengevaluasi kemungkinan tindakan antirefluks.