Masalah Marc kemudian semakin rumit karena saraf radial di lengannya sempat tertekan serpihan tulang. Kondisi itu membuatnya kehilangan kendali atas lengan saat berada dalam posisi tertentu di atas motor dan berkontribusi terhadap sejumlah kecelakaan.

Setelah menjalani operasi untuk mengatasi masalah tersebut, kondisinya membaik. Namun, kekuatan lengan kanannya tetap jauh di bawah lengan kiri.

"Dia memiliki latissimus dorsi yang kuat, tetapi secara mekanis terganggu. Hal yang sama berlaku pada teres major. Namun, masalah utamanya adalah dia kehilangan kekuatan pada bisep," ujar Antuna.