NADIKABAR.COM β Dokter spesialis obstetri dan ginekologi sub-spesialis Fertilitas dan Endokrinologi Reproduksi Dr.dr. Kanadi Sumapradja, Sp.O.G, Subsp.F.E.R.,M.Sc mengatakan bahwa mood swing atau perubahan suasana hati secara mendadak pada perempuan tidak melulu disebabkan karena persoalan menjelang menopause.
βKarena adanya fluktuasi tadi maka tentu terjadi penurunan estrogen atau terjadi dominasi hormon progesteron misalnya memang menyebabkan perubahan mental state yang menyebabkan mood swing dan itu bisa terjadi bukan hanya pada menopausee tapi juga pada penggunaan obat-obatan tertentu yang menyebabkan penurunan estrogen,β kata Kanadi dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis.
Penanggung jawab program pendidikan subspesialis bidang fertilitas, endokrinologi dan reproduksi FKUI itu menambahkan bahwa perubahan suasana hati juga berkaitan dengan perubahan fisik dan mental tak hanya bergantung pada satu faktor melainkan multi faktor yang perlu dianalisa lebih jauh.
Sementara untuk menghadapi kondisi mood swing pada perempuan, ia mengatakan bahwa tubuh memiliki cara adaptasi masing-masing.