Nasional
HALAMAN 3 DARI 3
Dokter sebut mood swing tak melulu disebabkan kondisi jelang menopause
Dokter spesialis obstetri dan ginekologi sub-spesialis Fertilitas dan Endokrinologi Reproduksi Dr.dr. Kanadi Sumapradja, Sp.O.G, Subsp.F.E.R.,M.Sc mengatakan bahwa
Redaksi NadiKabar
✓
Redaksi NadiKabar
•
Dipublikasikan: Kamis, 29 Oktober 2026 pukul 16:27 WIB
• ⏱ 2 menit baca
Tahap perimenopause ini berlangsung pada usia 40-44 tahun dan menopause biasanya berlangsung saat memasuki usia 45-55 tahun.
Sementara pascamenopause adalah periode setelah menopause yaitu tidak mengalami menstruasi selama kurang lebih 12 bulan berturut-turut akibat berhentinya fungsi ovarium.
Gejala perimenopause meliputi gangguan haid, gangguan tidur, gejala kognitif seperti sulit konsentrasi, mudah lupa dan brain fog kemudian perubahan urogenital, perubahan kesehatan tulang dan jantung, nyeri, perubahan fisik hingga perubahan mood.
Pedoman Media Siber: NadiKabar.com berkomitmen mematuhi Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 dan Pedoman Pemberitaan Media Siber Dewan Pers Indonesia. Apabila ada hak jawab atau koreksi, silakan hubungi redaksi melalui kanal kontak kami.