"Yang jelas 2 tahun pertama itu harus ASI. Kalau anak mau tambahan susu di atas usia 1 tahun boleh, misalnya fresh milk, bukan susu formula. Kenapa tidak apa-apa kalau tidak ada? karena usia 1 tahun anak sudah ikut makanan rumah tangga," katanya.
"Memang vitamin D bagus, kalsium bagus dan kalau kekurangan anak akan pendek. Tetapi kalau normal, dikasih kalsium atau vitamin D berlebihan, itu tidak akan membuat tiba-tiba tinggi. Apa yang membuatnya tinggi? Hidup sesehat dan seideal mungkin, tidur cukup, olahraga cukup, makan cukup dan bahagia," tambahnya.
Aman menyampaikan bagi orang tua yang khawatir terkait dengan tumbuh kembang anaknya dapat segera berkonsultasi dengan dokter anak untuk mendapatkan penanganan yang tepat sesuai dengan keluhan yang terlihat.
Nantinya para dokter akan menyesuaikan obat atau vitamin yang sesuai dengan kondisi anak, termasuk mendeteksi apabila anak memiliki kelainan tulang.
"Jadi pemeriksaan harus detail, misalnya anak kekurangan kalsium, kita kasih seluruh vitamin itu kan tidak bisa, harus kita kasih vitamin D, apalagi tulang juga bisa keropos, patah-patah misalnya, tidak bisa dikasih hal-hal lain," demikian Prof. Aman.