NADIKABAR.COM — Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto buka suara terkait pelemahan nilai tukar rupiah. Menurutnya pemerintah akan terus memantau perkembangan yang terjadi.

Airlangga juga mengatakan pemerintah akan mendorong ekspor untuk ditingkatkan demi meningkatkan penerimaan devisa. Rupiah sendiri terus melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS), nilainya hampir menyentuh Rp 18.000 per US$. Pagi tadi, berdasarkan data Bloomberg, dolar AS menguat 0,32% ke level Rp 17.961. Adapun pada penutupan perdagangan sebelumnya, dolar AS berada pada level Rp 17.903.

Hari ini dolar AS diperkirakan bergerak pada rentang Rp 17.940 hingga Rp 17.972. Adapun sepanjang tahun 2026, mata uang Paman Sam telah menguat sebesar 7,67%.