NADIKABAR.COM — Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, memberikan tanggapan terkait pergerakan nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) yang kembali mengalami pelemahan hingga kini mendekati level Rp 18.000 per dolar AS.

Airlangga menegaskan pemerintah terus memantau pergerakan nilai tukar mata uang Garuda tersebut. Menurutnya, naik turunnya nilai tukar merupakan dinamika pasar yang lumrah.

"Ya kita lihat saja, kita monitor. Kan fluktuasi itu sesuatu yang biasa ya," jawab Airlangga singkat di kantornya, Jakarta Pusat, Jumat (25/9/2026).

Untuk diketahui, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS masih melemah hingga pagi ini. Mata uang Paman Sam kini berada di level Rp 17.900-an.