NADIKABAR.COM — Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto mendorong perguruan tinggi di Indonesia untuk memperkuat kapasitas riset untuk menjawab berbagai persoalan pembangunan dan meningkatkan nilai tambah Indonesia.
Mendiktisaintek mengajak civitas akademika di Indonesia agar mengaitkan penguatan riset dengan kebutuhan Indonesia, untuk meningkatkan nilai tambah dari sumber daya yang dimiliki. Dalam hal ini, ia menggunakan kopi dari dataran tinggi Sumatera Utara (Sumut) sebagai salah satu contoh.
Ia menyebut kopi dari wilayah Sumut memiliki permintaan di dunia, tetapi sebagian sebelumnya keluar dari daerah dalam bentuk biji mentah, dan kembali dalam bentuk produk olahan dengan nilai yang lebih tinggi. Perbedaan nilai tersebut berkaitan dengan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi.
"Selisih harga itulah sebenarnya yang kita sebut sebagai pengetahuan dan teknologi. Kampus sesungguhnya adalah tempat dihasilkannya, diproduksinya, sains, teknologi, dan inovasi," kata Menteri Brian, Senin..