Menurut dia, persoalan administrasi wilayah atau zonasi tidak seharusnya menghalangi anak-anak dalam memperoleh pendidikan.
Maka dari itu, pihaknya akan mengupayakan penyelesaian bagi anak-anak yang belum dapat mengakses sekolah karena persoalan alamat.
"Ada juga tadi beberapa concern, karena alamat mereka kan di kampung, tidak bisa masuk ke sini, nanti kita akan urus. Tujuannya bukan zoning-zoning itu, semua rakyat, anak-anak kita itu harus bisa mendapatkan akses pendidikan yang baik," ujar Dony.
Dia menegaskan perhatian terhadap pendidikan anak merupakan bagian penting dari penataan kehidupan warga yang sebelumnya tinggal di bantaran rel kereta api.