NADIKABAR.COM — Dosen Pendidikan Komputer FKIP Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Nuruddin Wiranda mendorong pengembangan wisata panjat tebing di Desa Nateh, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan, melalui pemetaan wilayah berbasis teknologi.
"Ke depan mengembangkan pemetaan wilayah panjat tebing berbasis teknologi untuk menarik para wisatawan dalam maupun luar negeri," kata Nuruddin yang akrab disapa Wira di Banjarmasin, Rabu.
Upaya tersebut merupakan tindak lanjut keterlibatannya dalam pembukaan dua jalur baru panjat tebing di Tebing Batu Sawar, Desa Nateh, pada 18–20 September 2026 sebagai bagian dari pengembangan potensi wisata olahraga di Kalimantan Selatan.
Dua jalur tersebut terdiri atas jalur panjat petualangan (adventure climbing) setinggi 90 meter dan jalur panjat rekreasi (fun climbing) setinggi 20 meter.
Pembukaan jalur tersebut melibatkan sejumlah organisasi dan komunitas, antara lain Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kalimantan Selatan, FPTI Hulu Sungai Tengah, Vertical Rescue Kalsel, TRM, Skasaba Rescue, Gambah Training Center (GTC), LEO Outdoor HST, Murakata Outdoor Service, Sispala Tunas Banua, Mapala Uniska, Ranix Climbing Club, HST Sport Climbing, Pemanjat Kalcer, BPK Rama, pengelola Wisata Goa Sawar, serta masyarakat Desa Nateh.