NADIKABAR.COM — Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Hanan A. Rozak menyebut penurunan harga pupuk subsidi hingga 20 persen guna membantu petani, merupakan kebijakan luar biasa pemerintah yang baru terjadi sejak Indonesia merdeka.

Menurut Hanan, penurunan harga pupuk subsidi hingga 20 persen menunjukkan perhatian pemerintah dalam memperkuat produktivitas petani menuju swasembada pangan yang berkelanjutan.

"Harganya turun 20 persen. Nah, ini luar biasa perhatian pemerintah ya. Baru terjadi ini, kelihatannya (sejak) Indonesia merdeka, baru ini ya pupuk turun harganya. Ini sangat luar biasa," kata Hanan dalam Forum Diskusi Pertanian bertajuk 'Dua Tahun Transformasi Pertanian Era Presiden Prabowo' di Jakarta, Rabu.

Ia menuturkan harga pupuk sebelumnya cukup tinggi sehingga berpotensi menyulitkan petani dalam memperoleh sarana produksi apabila tidak ada dukungan pemerintah melalui kebijakan subsidi.

Hanan mengatakan kenaikan harga bahan baku pupuk seperti gas, fosfat, dan kalium akibat dinamika global menjadi tantangan tersendiri bagi industri pupuk nasional dalam menjaga keterjangkauan harga.

Namun, menurutnya, pemerintah mampu memberikan perhatian luar biasa dengan menurunkan harga pupuk subsidi sebesar 20 persen meskipun biaya produksi mengalami peningkatan.