Ia menyebut Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memiliki perhatian besar terhadap modernisasi pertanian sejak 2014 melalui penguatan mekanisasi untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas petani.

Menurut Hanan, kebijakan pemerintah dalam sektor pertanian berjalan secara paralel, tidak hanya melalui teknologi, tetapi juga kebijakan sosial ekonomi seperti penetapan harga pembelian pemerintah.

Ia juga menjelaskan kebijakan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) gabah sebesar Rp6.500 per kilogram memberikan kepastian bagi petani sekaligus memperkuat cadangan beras pemerintah.

Hanan menyebut berbagai intervensi pemerintah, mulai dari irigasi, pupuk, mekanisasi, hingga kebijakan harga, telah mendorong peningkatan produksi gabah kering panen (GKP).

Ia menilai capaian tersebut menunjukkan arah positif menuju swasembada pangan, dengan dukungan anggaran pertanian yang meningkat dan kebijakan pemerintah yang semakin berpihak kepada petani.