Hanan menilai kehadiran pemerintah melalui bantuan alat mesin pertanian menjadi solusi agar proses budidaya, panen, dan pengolahan hasil pertanian semakin efisien.

"Perlu mesin-mesin, pemerintah hadir. Karena tidak terpikir oleh petani setelah dia panen dia tuh mau beli mesin, itu nggak kepikir, apalagi yang luas (sawahnya) 0,5 hektare, seperempat hektare, 2 hektare, nggak kepikir dia mau beli. (Tapi) pemerintah hadir dengan mesin-mesinnya," ucapnya.

Menurutnya, mekanisasi tidak hanya mempercepat pekerjaan petani, tetapi juga meningkatkan produktivitas lahan serta menekan biaya produksi dalam jangka panjang.

Ia mengapresiasi langkah Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman yang sejak lama memberikan perhatian besar terhadap pengembangan mekanisasi pertanian nasional.

"Wajar kalau kita sebut bahwa ini (Mentan Amran) bapak modernisasi pertanian, itu Pak Amran Sulaiman, ini luar biasa," tuturnya.