Menurut dia, Polri maupun Komdigi tidak boleh memberi ruang dan panggung sedikit pun bagi akun-akun yang mempertontonkan kekerasan seperti itu.

Dia juga tidak ingin konten bernuansa kekerasan ini dibiarkan terus menyebar dan menjadi pengaruh buruk bagi para generasi muda. Terlebih lagi, dia menilai polisi sudah terus berupaya memberantas pelaku-pelaku tawuran di lapangan.

Maka dari itu, dia meminta agar pemberantasan tawuran di lapangan harus seiring dengan pemberantasan provokasi-provokasinya di media sosial.