Ia mengapresiasi peran Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar dalam mendorong integrasi data sosial-ekonomi melalui Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).
Melalui integrasi data tersebut, Maman berharap penyaluran bansos dapat lebih tepat sasaran, terutama bagi kelompok rentan seperti lanjut usia dan penyandang disabilitas. Sementara itu, warga usia produktif diharapkan memperoleh akses pemberdayaan dan modal agar dapat meningkatkan kesejahteraan.
Meskipun begitu, ia mengakui masih terdapat sejumlah kekurangan dalam masa transisi kebijakan yang perlu diperbaiki, terutama untuk memastikan integrasi data berjalan optimal.
Maman mendorong keberlanjutan anggaran dan penguatan koordinasi lintas kementerian dan lembaga guna mendukung target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2029, yakni menurunkan angka kemiskinan menjadi 4,5–5 persen serta kemiskinan ekstrem di bawah 0,5 persen.