NADIKABAR.COM — Wakil Ketua Komisi I DPR RI Sukamta mengingatkan penambahan 204 satuan baru TNI perlu diikuti peningkatan kemampuan operasional, mulai dari kesiapan personel, alat utama sistem senjata (alutsista), hingga dukungan anggaran.
Sukamta dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Selasa, mengatakan penguatan struktur TNI diperlukan mengingat luasnya wilayah Indonesia serta dinamika ancaman keamanan yang terus berkembang.
"Saya menyambut baik penguatan ini. Wilayah Indonesia sangat luas, terdiri atas ribuan pulau dan berada di kawasan yang sangat strategis. Dinamika keamanan juga terus berkembang. Karena itu, kemampuan TNI untuk hadir dan bergerak cepat di seluruh wilayah Indonesia memang perlu terus diperkuat," katanya.
Presiden Prabowo Subianto sebelumnya meresmikan 204 satuan baru TNI pada peringatan HUT Ke-81 TNI di Jakarta, Senin (5/10).
Satuan baru tersebut antara lain mencakup enam Komando Daerah Militer (Kodam), 30 Brigade Infanteri Teritorial Pembangunan, 150 Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan, serta sejumlah satuan baru TNI Angkatan Laut dan TNI Angkatan Udara.
Menurut Sukamta, hal yang perlu diperhatikan setelah penambahan struktur organisasi tersebut adalah kesiapan satuan baru.
Penambahan struktur, kata dia, memerlukan kecukupan dan kualitas personel, alutsista, logistik, infrastruktur, sistem komando dan kendali, serta dukungan anggaran.
"Jangan sampai organisasinya tumbuh, tetapi kemampuan operasionalnya tidak tumbuh sebanding," ujarnya.