Menurutnya, dari tambahan anggaran Rp 1 triliun tersebut, alokasinya akan dibagi ke dalam dua program utama, yaitu program desa dan pembangunan daerah tertinggal sebesar Rp 848,48 miliar dan program dukungan manajemen sebesar Rp 115,51 miliar.

Menurutnya, ada beberapa hal yang akan diafirmasi oleh Kemendes PDT dalam tambahan anggaran tersebut, seperti pembangunan sarana air bersih, peningkatan jalan desa, bantuan pengembangan BUM Desa yang mencakup desa wisata dan desa tematik, pembangunan dan rehabilitasi pasar desa, hilirisasi produk unggulan desa melalui desa ekspor, pembangunan jembatan desa, peningkatan kapasitas masyarakat desa dan operasional penunjang untuk mengawal program prioritas Presiden Prabowo Subianto.

"Saya kira itu Pak Ketua yang bisa kami sampaikan, terima kasih atas segala dukungan pimpinan, para ketua dan wakil ketua dan seluruh anggota Komisi V atas tambahan Rp1 triliun untuk Kementerian Desa," pungkas Yandri.