Selama ini, kata dia, masyarakat di sejumlah wilayah kepulauan masih mengandalkan transportasi laut ketika membutuhkan rujukan menuju fasilitas kesehatan yang lebih lengkap.

Kondisi tersebut dapat menjadi kendala terutama bagi pasien dalam keadaan darurat yang membutuhkan penanganan medis secepatnya.

"Bayangkan kalau ada warga yang sakit dan harus naik kapal berjam-jam, terutama jika berada dalam kondisi kritis. Kondisi seperti ini yang sangat berisiko jika tidak ada sarana evakuasi yang cepat," ujarnya.

Nihayatul mengatakan ambulans udara dapat menjadi salah satu pilihan untuk mempercepat proses evakuasi medis dari daerah yang memiliki keterbatasan akses transportasi menuju rumah sakit rujukan.