NADIKABAR.COM — Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Nurchalis mendesak Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh agar segera melakukan mitigasi bencana secara teknis dan berkala di sepanjang jalur lintasan pantai barat-selatan (Barsela) Aceh, khususnya pada kawasan perbukitan dan pegunungan.
"Pencegahan ini penting dilakukan, sebagai upaya mencegah berulangnya peristiwa pohon tumbang dan longsor batu gunung di atas badan jalan, yang kerap mengancam keselamatan pengguna jalan dan menyebabkan terganggunya arus transportasi barang dan masyarakat yang melintasi jalur padat di wilayah ini," kata Nurchalis kepada NadiKabar, Senin.
Nurchalis mengatakan pihaknya juga menyoroti tingginya potensi bencana seperti pohon tumbang dari atas tebing, batu menggelinding/runtuh, hingga tanah longsor yang kerap terjadi di lintasan Gunung Gurutee, Kabupaten Aceh Jaya dan di lintasan Gunung Kulu dan Gunung Paro, Kabupaten Aceh Besar.
Dampak dari bencana yang terjadi, menyebabkan arus transportasi masyarakat pantai barat selatan Aceh menuju ke ibu kota provinsi terganggu selama berjam-jam, sehingga kondisi ini turut mengganggu perekonomian masyarakat setempat.
"Jalur lintas Barat-Selatan ini merupakan urat nadi transportasi umum sekaligus jalur ekonomi dan rantai pasok logistik masyarakat. Namun, saat cuaca buruk seperti hujan deras atau angin kencang (badai), kawasan ini menjadi sangat rawan dan membahayakan keselamatan pengguna jalan," ujar Nurchalis.