NADIKABAR.COM — DPRD Kabupaten Bandung, Jawa Barat, menilai program Sekolah Rakyat berpotensi meningkatkan taraf ekonomi keluarga miskin melalui perluasan akses pendidikan bagi anak serta pemberdayaan ekonomi bagi orang tua siswa.
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung M Akhiri Hailuki di Bandung, Rabu, mengatakan integrasi pendidikan dan pemberdayaan keluarga menjadi kunci agar Sekolah Rakyat dapat membantu memutus mata rantai kemiskinan di daerah tersebut.
"Kami berharap, penerima manfaatnya betul-betul keluarga desil 1 dan 2 Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Para orang tuanya mesti terjangkau program pemberdayaan ekonomi atau pelatihan keterampilan agar bisa keluar dari kondisi kemiskinan ekstrem dalam jangka waktu paling lambat lima tahun ke depan," katanya.
Menurut dia, peningkatan kesejahteraan keluarga penerima manfaat tidak cukup hanya melalui pendidikan anak, tetapi juga perlu didukung penguatan keterampilan dan akses ekonomi bagi orang tua agar memiliki peluang meningkatkan pendapatan rumah tangga.