Anggaran pendidikan di APBD 2027 direncanakan sebesar Rp 1,3 triliun. Anggaran tersebut lebih sedikit dibandingkan APBD 2026 sebesar Rp 1,9 triliun. Penurunan itu karena pembangunan sekolah-sekolah baru sudah rampung.

"Karena kami takutkan pada saat infrastruktur ini tidak menjadi prioritas, sedangkan kantor-kantor banyak sekolah-sekolah banyak kita bangun dan banyak juga sekolah-sekolah sekarang yang tidak dapat murid, yang tidak ditempati kan bangunannya cepat rusak kan, ini kan tidak terawat," jelas Suwirta.

Komisi IV, kata Suwirta, juga mendorong guru honorer agar diperhatikan dan diperhitungkan. "Jadi seyogyanya mereka juga diperhitungkan atau dimasukkan database gitu kan," tandas Suwirta.