"Business forum ini ada tiga hal yang sangat krusial. Yang pertama tourism (pariwisata), yang kedua trade (perdagangan), dan yang ketiga investasi. Ini tiga mata rantai yang tidak bisa kita pisahkan," ujar Luthfi.
Di sisi lain, Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti mengungkapkan Pemerintah Kota Semarang memfokuskan arah investasi daerah pada penguatan sistem pangan berkelanjutan dan pelestarian lingkungan hidup.
Arah investasi tersebut sengaja dipilih untuk memperkuat posisi sekaligus identitas ekonomi Kota Atlas. Terlebih, wilayah tetangga seperti Kabupaten Kendal, Kabupaten Semarang, dan Kabupaten Demak mulai beralih menjadi pusat industri manufaktur berskala besar.
Untuk mengakselerasi visi investasi tersebut, Pemerintah Kota Semarang menyodorkan 19 peluang pengembangan aset daerah dan BUMD kepada calon investor.