Penawaran itu terbagi atas 8 peluang utama yang telah dilengkapi prastudi kelayakan dan model keuangan, dan 11 peluang proyek pada tahap eksplorasi awal. Fokus pengembangan investasi tersebut dijabarkan ke dalam empat sektor prioritas yang siap dieksekusi.

Disebutkan, sektor logistik menawarkan proyek Urban Consolidation Center (UCC) Terboyo di kawasan Genuk dengan indikasi investasi sebesar Rp 60 miliar-Rp 70 miliar untuk mengoptimalkan efisiensi distribusi barang. Kedua sektor pangan dan rantai pasok dengan menghadirkan fasilitas Cold Storage Bangetayu dengan nilai kebutuhan dana mencapai Rp 52 miliar.

Sektor ekonomi digital lewat Pusat Data Tambak Aji dengan kapasitas server awal 600 KW yang membutuhkan suntikan modal sekitar Rp 121 miliar. Sektor pariwisata dengan ruang pengembangan komersial di area Plaza Simpang Lima dengan proyeksi investasi antara Rp 207 miliar-Rp 254 miliar.