"Seluruh proyek atau program yang ada di Kota Yogyakarta, terkait keselamatan tadi harus menjadi prioritas utama. Jadi tidak hanya bicara proyeknya selesai, proyek selesai kan sesuai dengan speknya, tapi juga keselamatan dalam pelaksanaan proyek tadi harus ada standarisasi yang sudah ada," imbuhnya.

Bambang menyebut, pihaknya juga akan mengecek proyek-proyek lain untuk memastikan penyedia jasa telah memenuhi standar keselamatan. Penyedia jasa yang dinilai belum memenuhi aspek tersebut akan diberikan teguran.

"Mana-mana saja dari beberapa penyedia jasa yang belum siap atau belum menyiapkan tadi, kita berikan teguran," pungkasnya.

Sebelumnya, Kecelakaan maut terjadi di Jalan Bugisan, Patangpuluhan, Wirobrajan, Kota Jogja, Senin (31/8) pagi. Seorang siswi tewas usai motornya terpeleset pasir hingga terjatuh ke kolong truk tronton yang sedang melintas. Polisi masih menyelidiki penyebab kematian korban.

Kejadian nahas ini juga viral di media sosial setelah diunggah akun Instagram @merapi_uncover. Unggahan itu juga menyertakan video yang memperlihatkan tubuh korban yang tergeletak di tengah jalan.

"Terjadi laka di jl bugisan sebelum lampu merah perempatan bugisan terjadi 31/09/2026 sekitar pukul 06:15, menurut kesaksian warga katanya jatuh untuk menghindari alat proyek (molen) dan posisi di depan truk besar dan akhirnya masuk kolong dan terlindas," tulis keterangan dalam unggahan tersebut dilihat detikJogja pada Senin (31/8/2026).

"Karena posisi jalan sedang banyak perbaikan dan banyak molen untuk aduk semen berada dipinggir jalan, untuk saat ini sudah ditangani dan dibawa ambulan, untuk masyarakat yg lain tetap hati" karna kondisi jalan diarea bugisan dan sekitarnya sedang banyak perbaikan jalan akhirnya jalan menjadi sempit karna banyak gundukan tanah bekas galian," imbuhnya.