"Maka dari itu, kami meminta pemerintah provinsi untuk berkomunikasi langsung agar meringankan biaya pendidikan mereka terutama UKT ataupun SPP. Jika boleh diberikan beasiswa khusus untuk mereka," pintanya.
Junaidin juga mendesak Pemprov memberikan bantuan biaya hidup bagi mahasiswa terdampak gempa yang berada di luar daerah.
"Kami juga meminta kepada pemerintah provinsi untuk memberikan biaya hidup bagi mahasiswa-mahasiswa yang terdampak gempa di daerah rantauan. Baik itu di Kota Kupang, Sulawesi, Jakarta, Surabaya, Mataram maupun dimana saja mereka berada," ujarnya.
Ia mengaku menerima banyak laporan langsung dari mahasiswa yang mengalami kesulitan di rantau akibat bencana tersebut.
Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma yang dikonfirmasi mengatakan permintaan anggota DPRD NTT tersebut akan menjadi perhatian pemerintah untuk dibahas.
"Sangat logis dan sangat bisa diterima, mungkin tidak semuanya. Tapi ada beberapa titik yang dampaknya sangat parah, itu akan kita akan bahas dan pertimbangkan untuk perpanjangan masa tanggapan daruratnya." ujar Jhoni.