"Pembahasan utama adalah bagaimana mengantisipasi kemarau yang panjang ini. Kami bersama kepala wilayah dipanggil oleh Komisi B untuk memberikan penjelasan bagaimana kesiapan PDAM mengantisipasi adanya kemarau panjang ini, termasuk El Nino," kata Andi.

Andi Syahrum menegaskan komitmennya untuk menggerakkan seluruh armada bantuan secara optimal demi menjangkau kawasan terdampak. Penyiapan kendaraan berkapasitas tandon menjadi prioritas pendistribusian cepat di lapangan.

"Persiapan PDAM pertama akan memaksimalkan segala potensi yang ada, termasuk mobil tangki. Kita siapkan juga mobil yang menggunakan tandon," ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Andi juga mengimbau warga Makassar untuk segera mengantisipasi rencana penutupan sementara pintu air irigasi oleh kementerian terkait. Penutupan selama tiga hari tersebut berdampak langsung pada penghentian operasional intake Manggala.

"Kami meminta kepada masyarakat agar selama tiga hari ke depan sudah menampung air karena akan ditutup pintu air oleh kementerian selama tiga hari. Otomatis intake Manggala tidak beroperasi selama tiga hari," jelasnya.