NADIKABAR.COM — Drajad Hari Wibowo mempunyai harta kekayaan mencapai Rp50.915.381.509 atau Rp50,9 miliar dalam LHKPN periodik 2025 sebelum dilantik sebagai Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian.
Data tersebut tercantum dalam laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) periodik 2025 yang dilaporkan Drajad kepada Komisi Pemberantasan Korupsi pada 28 Februari 2026 saat menjabat Komisaris Utama PT Permodalan Nasional Madani.
Berdasarkan laman e-LHKPN KPK yang diakses di Jakarta, Kamis, Drajad memiliki tujuh aset tanah dan/atau bangunan yang tersebar di Bogor, Gorontalo, dan Jakarta Utara.
Aset tanah dan bangunan dengan nilai terbesar berada di Bogor, Jawa Barat, dengan luas tanah 2.040 meter persegi dan bangunan 107 meter persegi serta nilai Rp1.020.000.000.
Sementara itu, tanah terluas yang dimiliki Drajad berada di Gorontalo dengan luas 33.714 meter persegi dan nilai Rp337.140.000.
Total nilai tujuh aset tanah dan/atau bangunan tersebut mencapai Rp46.586.390.000 atau sekitar Rp46,59 miliar.
Selain tanah dan bangunan, Drajad memiliki empat unit mobil, yakni Honda CR-V tahun 2005 senilai Rp70.000.000, Toyota Fortuner tahun 2014 senilai Rp320.000.000, Mitsubishi Pajero tahun 2015 senilai Rp340.000.000, dan Toyota Fortuner tahun 2024 senilai Rp600.000.000.
Total nilai keempat kendaraan tersebut mencapai Rp1.330.000.000 atau sekitar Rp1,33 miliar.
Drajad juga tercatat memiliki kas dan setara kas sebesar Rp997.991.509 serta harta lainnya senilai Rp2.001.000.000.
Dalam laporan tersebut, Drajad tidak tercatat memiliki utang.
Dengan demikian, total harta kekayaan yang dilaporkan Drajad mencapai Rp50.915.381.509 atau sekitar Rp50,9 miliar.
Drajad dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian di Istana Negara, Jakarta, Kamis, bersama sejumlah menteri dan wakil menteri lainnya.
Dalam kesempatan yang sama, Presiden Prabowo juga melantik Komisaris Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri).