Menurut Andy, timnya sebenarnya sudah bermain sesuai strategi yang disiapkan bersama tim pelatih, namun kejadian tak terduga mengubah jalannya pertandingan.

"Pemain kami (Bintang) mengalami cedera ankle setelah kaki pemain lawan masuk dan menginjak kakinya saat melakukan block. Ankle-nya sakit sekali sampai tidak bisa berjalan," ujar Andy.

Cedera tersebut terjadi di awal set kedua dan sangat berpengaruh terhadap performa. Bintang tidak bisa maksimal dalam defense maupun block, terutama di set-set penentu.

"Sejak saat itu gerakan kakinya mulai terganggu. Dia tidak bisa melompat dan bergerak maksimal. Bahkan untuk bergerak sedikit saja terasa sakit," jelasnya.

Tim sempat meminta medical time-out untuk penanganan, namun rasa sakit masih terasa. Bintang tetap memaksakan diri bermain karena peluang menang masih terbuka.

Andy menegaskan cedera itu bukan karena salah tumpuan, melainkan kaki lawan yang masuk ke area Indonesia. Pihaknya ingin mengonsultasikan kejadian tersebut kepada wasit terkait regulasi.