CEO RSPO Joseph D’Cruz D’Cruz pada pembukaan RT2026, Selasa (3/11), menyatakan data menunjukkan konsesi bersertifikat RSPO terdampak kebakaran dengan tingkat yang jauh lebih rendah dibandingkan rata-rata industri.

Data pemantauan satelit dari Nusantara Atlas dan TreeMap selama periode Januari hingga September 2026, kata dia, menunjukkan bahwa dari total 1,9 juta hektare lahan yang terbakar sepanjang 2026, sekitar 14.500 hektare (0,8 persen) terkonfirmasi berada di konsesi bersertifikat RSPO.

β€œApabila ditemukan indikasi kebakaran yang tidak lazim di konsesi tertentu, kami akan mengidentifikasi dan melakukan investigasi. Salah satu konsesi tersebut saat ini telah menjadi subjek pengaduan melalui Sistem Pengaduan RSPO, dan kami akan mencermati konsesi lainnya secara saksama," ujar dia dalam keterangannya.

Lebih lanjut dia menyatakan, hasil analisis menunjukkan bahwa tidak ditemukan lahan terbakar di area perkebunan petani swadaya bersertifikat RSPO, meskipun beberapa kelompok petani tersebut tinggal dan menjalankan kegiatan pertanian di tengah wilayah yang terdampak kebakaran.