Kolaborasi tersebut diharapkan dapat mempercepat pemanfaatan dan hilirisasi hasil riset dan inovasi, memperkuat kemampuan teknologi industri, serta meningkatkan daya saing nasional menuju ekonomi berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi.
Danantara Indonesia juga menandatangani MoU dengan BRIN dan 32 perguruan tinggi untuk membangun platform kemitraan yang menghubungkan kegiatan riset, dunia akademik, dan industri. Melalui kerja sama ini, hasil penelitian diharapkan lebih dekat dengan kebutuhan dunia usaha sehingga dapat dikembangkan menjadi solusi praktis yang mendukung pertumbuhan dan daya saing Indonesia.
Di bidang kesehatan, Danantara Development Management Fund (DDMF) bersama Institut Teknologi Bandung (ITB), Indofarma, dan PT EBM Saintifik dan Teknologi sepakat mengembangkan fitofarmaka berbasis kratom. Kerja sama ini membuka peluang komersialisasi hasil riset di bidang kesehatan.
DDMF juga menjajaki kolaborasi dengan Thermo Fisher Scientific terkait teknologi ilmu hayati untuk memperkuat kemampuan riset dan industri kesehatan nasional. Sejumlah kesepakatan juga terjalin di lingkungan BUMN, terutama pada sektor yang dinilai penting bagi pengembangan industri masa depan.
Telkom Indonesia dan PLN bekerja sama menyelaraskan rencana pengembangan pusat data (data center) dengan kesiapan pasokan listrik. Kolaborasi ini ditujukan agar penambahan kapasitas pusat data didukung ketersediaan energi yang memadai. Melalui perencanaan yang terkoordinasi secara bertahap, pengembangan pusat data dan penyediaan listrik diharapkan dapat berjalan selaras.
LEN, PLN, dan Pertamina Patra Niaga memperkuat ekosistem Motor Listrik Nasional (Molinas). Kerja sama ini mencakup berbagai aspek, mulai dari infrastruktur dan energi hingga penerapan kendaraan listrik.
Pertamina New & Renewable Energy dan Agrinas Palma menandatangani Heads of Agreement untuk rencana pembangunan dan pengoperasian fasilitas produksi biodiesel berbasis fatty acid methyl ester (FAME) di Indragiri Hilir, Riau. Kerja sama tersebut diharapkan dapat memperkuat kapasitas hilir bahan bakar nabati sekaligus mendukung ketahanan energi nasional.
Selain ketiga sektor tersebut, kolaborasi juga terjalin di bidang industri maritim dan baja, keamanan siber dan kriptografi pascakuantum (post-quantum cryptography), bioteknologi, hingga robotika. Kerja sama lintas sektor ini memperluas peluang pengembangan dan penerapan teknologi di berbagai industri.