"Penghargaan ini milik seluruh insan Badak LNG, karena inovasi ini lahir dari kerja sama operator, engineer, dan tim maintenance," katanya.
Kedua inovasi tersebut turut dipamerkan dalam Forum Bisnis Paten Indonesia 2026 yang berlangsung pada 3–5 November di Jakarta International Convention Center (JICC), sebagai bagian dari upaya mendorong hilirisasi hasil invensi nasional.
Badak LNG juga membuka peluang pendampingan bagi pelaku industri LNG lainnya yang ingin mereplikasi teknologi tersebut dengan mempertimbangkan karakteristik dan kebutuhan operasional masing-masing fasilitas.
Melalui pengembangan dan pemanfaatan paten, perusahaan berharap inovasi yang dihasilkan tidak hanya meningkatkan efisiensi dan keandalan operasional, tetapi juga mendukung penguatan daya saing serta keberlanjutan industri LNG nasional.