Dugaan semakin kuat usai salah satu guru melaporkan dirinya mengalami mengalami pusing, mual, muntah, diare, dan lemas pada Minggu (6/9). Bahkan, akibat sejumlah gejala itu membuat guru tersebut mengalami sulit bangun.

"Karena diduga akibat mengonsumsi MBG, guru-guru menanyakan ke grup orang tua murid apakah ada keluhan pascamengonsumsi MBG hari Jumat," ucapnya.

Setelah itu, Kepala SDN 1 Sumberagung menindaklanjuti dengan melaporkan ke SPPG terkait. Berdasarkan keterangan, SPPG meminta pihak sekolah untuk mendata nama siswa terdampak beserta alamatnya untuk didatangi.

"Kemarin, Senin (7/9) masih banyak murid yang tidak berangkat sekolah karena sakit perut dan diare. Murid yang berangkat juga masih banyak yang mengeluh sakit perut, mual dan diare," kata Hermawan.

Alhasil, guru-guru mengantar satu persatu murid ke rumah. Sedangkan untuk jumlah total murid dan guru yang diduga mengalami keracunan tidak mengalami penambahan.

"Dokter dari SPPG juga datang ke sekolah memeriksa anak yang masih belum sembuh dan berangkat sekolah," ujarnya.