NADIKABAR.COM — Sinyal bahaya menyala di kubu Persib Bandung setelah menelan dua kekalahan dari enam pertandingan pada Super League 2026/2027.
Thom Haye dan kawan-kawan gagal meraih poin di Stadion Gelora Pamekasan, Kamis (22/10) malam. Setelah cukup mendominasi pertandingan, Persib malah kecolongan pada menit akhir.
Gol Dimitar Mitkov membuat Persib tertunduk lesu ketika pulang dari Pulau Garam.
Persib kini menempati peringkat kedelapan dengan 10 poin. Setelah melewati enam pertandingan, Persib baru menang tiga kali, seri sekali dan dua kali kalah.
Kekalahan pertama dirasakan Persib saat bertandang menghadapi Persija pada pertengahan September.
Dua kekalahan ini mengancam status juara bertahan Persib. Setelah tiga musim selalu menempati puncak klasemen akhir, Maung Bandung kini dalam situasi yang tidak nyaman.
Pada musim 2024/2025 dan 2025/2026 ketika kompetisi benar-benar menggunakan format double round-robin, tanpa ada fase championship, Persib hanya kalah tiga kali.
Setelah kalah dari Persija dan Madura United, 'jatah' kalah Persib kian menipis. Jika ingin mempertahankan trofi juara tetap di Bandung, maka anak asuh Igor Tolic harus berusaha keras.
Yang jadi masalah adalah Persib tak cuma bersaing di kompetisi lokal. Musim ini Pangeran Biru sudah menjalani laga Super League, AFC Champions League 2, dan ASEAN Club Championship. Bahkan kelak Persib bakal mengikuti kejuaraan Piala Indonesia.
Musim padat bisa saja menghasilkan banyak gelar, tetapi juga dapat membuat buyar konsentrasi.
Kini Persib ada di peringkat kedelapan klasemen Super League dengan 10 poin dari enam laga. Persib tertinggal lima poin dari Persija yang menempati puncak klasemen.