Penguatan status disertai pelestarian fisik melalui pemugaran Istana Dalam Loka di Nusa Tenggara Barat, revitalisasi Rumah Tabuik di Sumatera Barat, dan pendampingan pemugaran candi. Pada 2026, program revitalisasi istana dan keraton mencakup 21 objek.
Di tahun ini, fasilitasi kekayaan intelektual mencakup 129 pencatatan hak cipta, 25 pendaftaran merek, dan 250 pencatatan Kekayaan Intelektual Komunal.
Hingga September 2026, Gerakan Seniman Masuk Sekolah menjangkau 216 sekolah dan 3.521 peserta didik. Dukungan kepada masyarakat adat dan penghayat kepercayaan menjangkau 43 lembaga hingga September 2026.
Pada 2027, Gerakan Seniman Masuk Sekolah ditargetkan menjangkau sedikitnya 341 lembaga. Dukungan masyarakat adat dan penghayat kepercayaan mencakup fasilitasi 40 lembaga, pengembangan 22 desa adat, dan peningkatan kapasitas 550 orang.
Kemudian, Kementerian Kebudayaan juga mendorong pemajuan kebudayaan di daerah melalui balai dan kantor pelestarian kebudayaan.