Ia melanjutkan capaian pemerintah di bidang pangan itu tidak terlepas dari sejumlah kebijakan yang diterbitkan oleh Presiden Prabowo mulai dari perbaikan tata kelola distribusi pupuk, penurunan harga eceran tertinggi (HET) pupuk bersubsidi, dan berbagai dukungan lainnya yang langsung diberikan kepada kelompok tani-kelompok tani di seluruh Indonesia.

Tujuannya, Kurnia menyampaikan, pemerintah ingin memperkuat kemandirian melalui peningkatan produksi pangan dalam negeri, perbaikan tata kelola pupuk, dan penguatan cadangan beras.

"Pemerintah menyederhanakan tata kelola penyaluran pupuk bersubsidi dengan memangkas 145 regulasi yang menghambat distribusi, sekaligus menurunkan HET pupuk bersubsidi sebesar 20 persen untuk meringankan biaya produksi petani," ujar Deputi Bakom RI itu.