Pada 2025, penyaluran rumah subsidi melalui skema FLPP tercatat mencapai 278.868 unit. Selain memperluas akses pembiayaan rumah, pemerintah meningkatkan realisasi program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah.
Pada 2026, pemerintah mengalokasikan anggaran Rp8,59 triliun untuk memperbaiki 400.000 unit rumah tidak layak huni. Jumlah tersebut meningkat signifikan dibandingkan 2025, ketika program BSPS menyasar sekitar 45.073 unit rumah dengan anggaran Rp1,02 triliun.
Sementara itu, target fisik Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) secara keseluruhan mencapai 414.184 unit, dengan BSPS menjadi program utama yang menyasar 400.000 rumah per 10 September 2026.