Menurut Brazier, latihan gabungan TNI dan Angkatan Pertahanan Australia tidak hanya meningkatkan kemampuan militer, tetapi juga memperkuat diplomasi pertahanan dan hubungan bilateral Indonesia-Australia.

"Latihan gabungan ini secara jelas pasti akan meningkatkan hubungan yang erat antara Indonesia dan Australia. Bagaimana Banyuwangi ini sebagai daerah salah satu di Indonesia ini, bisa berkontribusi untuk meningkatkan hubungan diplomasi," kata Rod Brazier.

Latgabma Keris Woomera 2026 dibuka pada 12 Oktober 2026 di atas geladak kapal perang Australia HMAS Choules yang bersandar di Pelabuhan Tanjung Wangi, Banyuwangi.

Latihan dilanjutkan dengan manuver lapangan dan pendaratan amfibi di Pantai Banongan dan Pusat Latihan Tempur Marinir (Puslatpurmar) 5 Baluran, Situbondo.

"Kami sebagai perwakilan dari pemerintah Australia, terima kasih kepada Kabupaten Banyuwangi sebagai salah satu tuan rumah untuk latihan gabungan yang sangat sukses ini," tuturnya.